Modus Pengendara Rubicon Agar Dapat Memasuki Bromo

  • Share

Rombongan mobil Jeep Rubicon terlibat cekcok dengan petugas yang ada di kawasan wisata Bromo. Penyebabnya adalah petugas menutup jalan menggunakan portal sehingga rombongan tersebut tidak dapat memasuki wisata Bromo. Mungkin kalian ingin tahu lebih jelasnya mengenai wisata Bromo, bisa langsung dilihat pada situs penerjemah tersumpah.

Peristiwa tersebut dibagikan oleh salah satu akun TikTok yaitu @widiandharmasingg. Akun tersebut membuat caption: “Info Di lapangan Rombongan Rubicon memaksa memasuki Pintu Bromo via Pasuruan Dengan alasan undangan Gubernur” tutur akun tersebut. Dalam videonya, terdengar rombongan Rubicon membawa-bawa nama Gubernur yaitu Khofifah Indar Parawansa.

Mereka mengaku memiliki undangan untuk menghadiri acara Fashion Show Bromo. Yang mana acaranya pada tanggal 20 minggu besoknya. Pada tanggal 20 tersebut sama dengan acaranya gubernur. Itulah yang dikatakan oleh pengemudi dalam video tersebut. Petugas juga sudah menegaskan acara yang dimaksud, yaitu fashion show, baru akan digelar pada tanggal 3 Desember.

Petugas tidak mengizinkan rombongan untuk masuk. Larangan masuk tersebut membuat rombongan mobil Rubicon menjadi geram. Mereka sempat bersitegang dengan para petugas yang ada di kawasan tersebut.
Kapolsek Tosari AKP Dedy Suryo Cahyono juga membenarkan terhadap adanya kejadian tersebut. Dimana Video tersebut terjadi di kawasan Pakis Binjil, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan, Sabtu (19/11) pagi. Sekitar ada 12 mobil Rubicon yang ingin masuk, dan dihadang oleh petugas TNBTS.

Dedy juga mengatakan pada akhirnya rombongan mobil Rubicon tersebut benar-benar tidak dapat masuk. Petugas menyuruh mereka untuk putar balik. Koordinator Pelaku Wisata Bromo Widian Singgih mengungkapkan alasan dari rombongan Rubicon tersebut dilarang masuk ke dalam Bromo.

Mereka disebut tidak mematuhi aturan yang sudah di tetapkan oleh warga setempat. Yaitu siapapun yang mau ke Bromo dengan mobil atau roda empat, harus bergantian dengan kendaraan masyarakat lokal. Kalaupun memang menggunakan roda empat, itu harus ada izin dan Simaksi dari TNBTS.

Sebaiknya ketika kalian memasuki kawasan, harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh warganya. Kalian juga melihat informasi penting lainnya hanya ada di dalam situs penerjemah tersumpah.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *