Risiko Kebakaran Lebih Tinggi Pada Bangunan Multifungsi

 

 

Distributor rompi safety jakartaBangunan tempat tinggal multi-keluarga memiliki risiko kebakaran yang lebih besar karena mengandung lebih banyak dapur, tungku, pemanas air panas, dan elemen lain yang dapat menimbulkan peluang terjadinya api.

Desain bangunan yang “seimbang” diperlukan untuk melindungi unit multi-keluarga dari kebakaran, menurut para ahli di National Concrete Masonry Association. Keamanan kebakaran di rumah multifamily dipengaruhi oleh desain bangunan; fitur proteksi kebakarannya; kualitas dan bahan yang digunakan dalam konstruksi bangunan; isi bangunan; dan perawatan keseluruhan.

Desain yang seimbang terdiri dari tiga elemen: deteksi, penekanan, dan kompartmentasi.

Deteksi: Akurat, peringatan dini adalah garis pertahanan pertama. Detektor yang merespons asap tipis itu penting. Setiap unit hunian harus dilengkapi dengan detektor di semua kamar tidur dan area yang berdekatan, dan di setiap tingkat bangunan, termasuk basement. Detektor harus disambungkan ke catu daya kontinu.

Detektor asap rentan terhadap kurangnya perawatan atau catu daya yang rusak, sehingga harus dirawat dan diuji secara teratur.

Suppression: Metode supresi, seperti sistem sprinkler otomatis, mengontrol api di titik asal. Meskipun tidak dirancang untuk memadamkan api, alat penyiram telah terbukti efektif dalam mengendalikan api hingga dapat dipadamkan.

Penyiram otomatis rentan terhadap kegagalan sistem karena perawatan dan inspeksi yang tidak memadai atau pasokan air yang tidak memadai. Alat penyiram tidak dimaksudkan untuk mengontrol kebakaran peralatan listrik dan mekanik atau kebakaran yang berasal dari luar, seperti yang berasal dari bangunan yang berdekatan, kebakaran sampah, dan kebakaran sikat.

Kompartmentasi: Kompartmentasi membatasi luasnya api dengan membagi bangunan menjadi kompartemen api yang dikelilingi oleh dinding api dan lantai serta langit-langit yang tahan api. Kompartemen meminimalkan penyebaran asap dan asap beracun. Mereka juga menyediakan tempat perlindungan yang aman ketika evakuasi tidak memungkinkan.

Elemen lantai dan dinding yang membentuk batas setiap kompartemen harus memiliki peringkat ketahanan api minimal dua jam dan harus dibuat dari bahan yang tidak mudah terbakar yang mampu menjaga keutuhan struktur bangunan selama kebakaran berlangsung.

 

 

 

 

Leave a Comment